Saturday, August 23, 2008

MSI P7N DIAMOND - Motherboard Mewah untuk Gamer

"Diamond" atau berlian adalah batu mulia yang sangat berharga. Penamaan yang diberikan pada produk motherboard MSI ini dapat diartikan bahwa produk tersebut bernilai tinggi bak sebuah berlian.
Image
MSI P7N Diamond bersenjatakan NVIDIA 780i, chipset yang menandai sebuah babak yang baru dalam dunia gaming. Chipset ini merupakan penerus dari NVIDIA 680i. Modifikasi yang sangat jelas terlihat adalah penambahan feature 3-way SLI yakni dukungan terhadap tiga buah VGA card NVIDIA yang sama seri­nya. Ini merupakan jawaban NVIDIA terhadap suara hati para gamer enthusiast di dunia yang haus akan performa. Dengan hadirnya banyak game yang memerlukan resource grafis berlimpah belakangan ini, maka solusi 3-way SLI merupakan yang paling masuk akal.

MSI memang menyediakan feature yang berlimpah sesuai dengan seri Diamond yang disandang. Salah satunya merupakan terobosan dibidang manajemen power. Teknologi “Dual Channel PWM” akan menghasilkan output power yang lebih baik dan efisien, serta menjamin ketersediaan daya bagi prosesor.

Gaming adalah kewajiban
Melihat chipset yang digunakan dan segala kemewahan yang disediakan, jelas bahwa produk motherboard ini masuk dalam segmen gaming enthusiast. Apabila Anda berencana membuat sebuah gaming machine dan memasang dua atau bahkan tiga buah graphic card NVIDIA sekaligus, motherboard ini merupakan pilihan yang sangat tepat.
Image

Hal lain yang menambah kesan mewah adalah tersedianya sound card X-Fi Xtreme Audio yang akan memanjakan telinga Anda. Gabungan board yang canggih dan sound card tersebut membuat hampir seluruh solusi motherboard produsen lain menjadi seperti tidak berarti. P7N Diamond merupakan solusi terbaik untuk bermain game, atau sekedar mendengar lagu dan menonton film kesayangan Anda.
Image

Kesimpulan : Kemewahan dengan soundcard X-Fi Xtreme Audio, dan teknologi 3-way SLI yang digunakan, menjadikan motherboard ini adalah kewajiban untuk Anda para penggila game yang mengingin­kan pengalaman gaming terbaik.

FOXCONN MARS - Serangan Pertama Foxconn

Nama Mars yang berasal dari nama dewa perang Yunani disandangkan Foxconn kepada ‘anak’ pertama mereka pada segmen overclock. Untuk mencapai kemampuan layaknya seorang dewa, maka Foxconn mempekerjakan Shamino, seorang overclocker yang sangat terkenal, pada bagian riset. Dan hasilnya sangat mengejutkan! Foxconn yang awalnya lebih banyak bermain pada segmen low end, melejit memasuki segmen high end dengan mengeluarkan seri terbaru, yaitu Quantum Force. Seri ini mencoba menyediakan motherboard yang memiliki feature overclocking dan berkinerja baik dalam gaming.
Image
Motherboard ini mengusung chipset INTEL P35 yang sudah terbukti sangat baik dalam hal overclocking. Selain itu, tersedianya feature ATI CrossFire juga menjadi keuntungan tersendiri bagi para gamer yang ingin menggunakan dua buah graphics card ATI sekaligus. Performa pada gaming setara dengan beberapa motherboard P35 high end. Hanya saja feature lainnya bisa dikatakan cukup umum, sehingga kelebihan utama dari motherboard ini hanya terletak pada BIOS yang lengkap untuk overclocking.

Foxconn menyediakan tombol reset BIOS untuk mengeliminasi jumper. Hal ini sangat membantu overclocker. Sayangnya, penempatan yang terlalu dekat ke tombol power dan reset membuat pengguna tanpa casing harus sangat berhati-hati dalam pemakaian sehari-hari.
Image

Menu overclock pada BIOS dari motherboard ini tergolong lengkap dan cukup mudah. INTEL QX6700 yang CHIP pasangkan, dengan mudah masuk ke 3.4 GHz dari 2.66 GHz. Feature BIOS lain yang menarik adalah OC Gear yang dapat menyimpan 4 buah setting BIOS sekaligus, dan OC Recover yang akan me-recover secara otomatis saat terjadi kegagalan pada overclocking. Ini merupakan bukti yang menunjukkan bahwa riset yang dilakukan oleh Foxconn untuk motherboard ini tidaklah sia-sia.
Image

Kesimpulan : Tidak ada yang sempurna pada percobaan pertama. Foxconn sudah terhitung sukses merancang motherboard khusus overclocking pertamanya ini. Sangat disayangkan, selain performa dan feature overclocking, tidak banyak feature lain yang dapat diperoleh pada board ini.

Thinkpad W700, Mobile Workstation Terbaru dari Lenovo

Jakarta, Agustus 2008 - Lenovo kembali menghadirkan seri terbaru notebooknya di tingkatan mobile workstation dengan merilis seri W700. Seri ini ditujukan bagi penggguna yang memerlukan data dan daya grafis berkapasitas besar.

Beberapa bulan belakangan ini Lenovo terlihat “jor-joran” dalam merilis jajaran notebook terbaru buatannya. Dimulai dari seri SL (SL400, SL400), seri T (T400), Seri Y (Y330, Y430 & Y530), serta seri netbooknya S9 & S10. Kali ini Lenovo kembali merambah pasaran high-end notebook yang merupakan spesialisasi mereka dengan merilis seri W700 berjenis mobile workstation.

Istilah mobile workstation menggambarkan perpaduan antara mobilitas sebuah notebook dengan spesifikasi sistem yang tinggi. Jenis notebook seperti ini cocok digunakan untuk para designer, fotografer digital, serta para pekerja lain yang menuntut mobilitas tinggi dalam pekerjaannya. Menurut IDC, laju pertumbuhan gabungan tahunan pasar mobile workstation dunia telah melampaui 60% per tahun sejak 2002.

Mobile workstation ThinkPad W700 melanjutkan komitmen Lenovo terhadap pengguna workstation, melengkapi mobile workstation W500 dan workstation ThinkStation S10 dan D10.

Lenovo mempersenjatai notebook ini dengan spesifikasi yang tergolong tinggi. Mobile Workstation ThinkPad W700 memberikan pilihan prosesor grafis NVIDIA® Quadro® FX 2700M atau 3700M Open GL dengan dedicated video memory 1GB dalam workstation dengan layar sebesar 17-inci (WXGA ataupun WUXGA). ThinkPad W700 ini dapat dikonfigurasi untuk memuat memori hingga 8 GB , ditambah 2G Intel Turbo Memory.

Image

Dari segi kapasitas, Lenovo menawarkan model dengan dual internal hard drive, termasuk solid state drive storage. Hard disk ini dapat dikonfigurasi untuk RAID untuk membantu pengguna mengakses dan menyimpan data mereka lebih cepat dari metoda penyimpanan harddisk tradisional. Pengguna dapat juga memilih RAID 1 untuk mirrored data redundancy.

Untuk konektivitas eksternal, mobile workstation ThinkPad W700 memberikan dukungan untuk Dual Link DVI, Display Port dan VGA. Multicard reader 7-in-1, serta 5 port USB.

Yang unik dari workstation ini adalah inovasi Thinkpad (bekerja sama dengan Intel) dalam bentuk digitizer dan color calibrator yang terintegrasi opsional. Digitizer dirancang untuk membantu designer untuk membuat konfigurasi gambar, baik memetakannya ke seluruh layar atau ke sebuah area yang ditetapkan oleh mereka. Sedangkan color calibrator sangat bermanfaat untuk para fotografer digital untuk mengkalibrasikan hasil foto mereka seakurat mungkin.

Image

“Lenovo telah merancang kelas baru mobile workstation melalui ThinkPad W700,” kata Sandy Lumy, Country Manager Relational Business Lenovo Indonesia seperti dijelaskan dalam press release Lenovo. “Mobile workstation ThinkPad W700 benar-benar memberikan kinerja terbaik yang dibutuhkan oleh para pelanggan kami, baik ketika digunakan di meja maupun di lapangan,” tambahnya.

Mobile workstation ThinkPad W700 akan tersedia mulai September 2008 dengan model-model dengan harga mulai US$3599 untuk model 2758-4WA dan US$5799 untuk model 2758-5FA. Produk ini tersedia melalui Lenovo Business Partner.

Review Asus EEE PC 701 Part 2

Sumber : Disitu.com
Eee PC di pre-load dengan varian Linux yang di customized oleh Asus, dengan aplikasi aplikasi bawaan yg cukup lengkap di bagi dalam kategori internet, play, work. Walaupun di pre-load dengan Linux, DVD yang di sertakan dalam paket penjualan berisi semua driver yang di butuhkan untuk menginstalasi Windows XP pada laptop mini ini.

Disitu.com dari Eee PC, scrolllll awayyyy…


Scroll adalah big issue dengan layar Eee PC yang resolusi nya hanya 800x480, sebagian website kemungkinan sangat besar akan butuh scrolling ke samping. Di ajang CES 2008, Asus memperkenalkan Eee PC generasi ke dua yang akan menggunakan LCD 8” atau 8.9” bukan 7” tapi sayangnya resolusi nya tetap sama, masih lama, baru akan muncul akhir tahun 2008.





Setelah sempat memakai Eee PC selama 15 menit, belum cukup lama Smile Mengetik awal mulanya bisa ada beberapa karakter salah pencet, tapi bisa di biasain. Layar kecil tapi lumayan untuk membaca dan browsing ringan tidak terlalu sulit untuk di baca juga.

Aplikasi bawaaan











Mengingatkan pada Windows Explorer?


Speed lumayan oke so far dengan OS bawaan, belum di coba dengan Windows XP. Aplikasi bawaan sudah cukup lengkap. Sayangnya aplikasi bawaan hanya bisa di tambah dari website Asus, tidak bisa di install aplikasi non standar non asus. Kebanyakan user kemungkinana akan langsung menggatinya dengan Windows XP anyway. Keunggulan dari SSD storage nya terlihat dari betapa cepat waktu booting laptop ini, 10 detik.

Kesimpulannya? Apa yang bisa mensummary Asus Eee PC dalam satu kata? “VAIO murah” Smile Sub notebook, ukuran kecil, ringan, online via WiFi. Okelah, layarnya mestinya bisa lebih tinggi resolusinya, tidak ada dvd-rom, kapasitas storage agak agak tipis. Tapi tidak ada yang menjadi kekurangan terlalu besar yang tidak bisa diatasi.

Asus Eee PC bukan tablet PC Fujitsu, bukan VAIO TZ yang berlipat lipat harganya, bukan pula PDA yang kecil layarnya, bukan pula untuk menggantikan full size laptop, ini mobile device, sub notebook untuk fun dengan harga yang tidak bikin kantong bolong.

Sebuah USB optical drive, SDHC card, bisa jadi pasangan serasi Asus Eee PC untuk di bawa-bawa sebagai pengganti PDA, buat eksekutif / mahasiswa yang mobilitasnya tinggi.

Review Asus EEE PC 701 Part 1

Sumber : Disitu.com
Produk Asus yang satu ini sudah tidak perlu di perkenalkan lagi. Disitu.com pernah meliput Singapore launching salah satu produk Asus yang laris bak
kacang goreng ini.

Setelah 1 bulan berlalu dari launchingnya di Singapore pada bulan Desember 2007, sampai tengah tengah bulan Januari di tahun yang baru 2008. Di singapura, keberadaan Eee PC masih minim, mesti buka mata lebar-lebar, di Funan yang mirip Mangga dua nya Jakarta, penulis tidak berhasil menemukan satu pun yang di pajang. Di Sim Lim Square (glodok nya Jakarta), Cuma keliatan satu unit di pajang di salah satu toko, itu juga baru keliatan pas kali kedua penulis ke sana.

Penulis beruntung sekali akhirnya nemu satu unit terakhir Asus Eee PC pearl white di Courts Megastore tampines, tidak ada di display, penulis tanya aja langsung, ini last unit katanya, padahal rencana mau ngambil yang Black. Setelah membayar seharga S$598, plus minta GST refund, mayan refund S$28 diskon.

Kemasan, agak kecil, dus nya tidak meyakinkan seperti bekas kerendem banjir Smile


Keliatan di dusnya mestinya ada banyak warna available, tapi sejauh ini sampai sekarang setidaknya di amerika hanya ada 3 warna, pearl white, black dan blue.


Asus Eee PC ini bertajuk Model 701, tipe Asus Eee PC 4G dengan spesifikasi:
  • CPU: Celeron ULV 900MHz
  • Memory: 512MB DDR2
  • Chipset: intel
  • Wireless: Wifi chipset intel 802.11bg
  • Storage: 4GB SSD (Solid State storage Device)
  • LAN: 10/100Mbps.
  • Cam: Webcam 0.3mpix
  • Audio: Hi-def audio, stereo speaker, Microphone
  • Battery: 4 cell, 5200mAh, 3.5 jam (katanya Asus)
  • Screen: LCD 7”
  • Weight 0.92kg


Ada beberapa versi lain seperti yang versi 2G, dan 8G, beda dalam hal besar nya storagenya 2GB dan 8GB, tapi hati-hati yg 2GB tidak bisa di upgrade RAM nya. Di sing sementara ini baru tersedia veri 4G ini, belum ada versi lain.

Paket penjualan standar:


Paket penjualan standar meliputi, adaptor, quick user guide, user manual, baterai, soft case/pouch, Eee PC support DVD, Eee PC nya sendiri tentunya.

Daya tarik utama Eee PC adalah ukurannya, selain tentu harganya, laptop ini benar benar kecil, penulis juga tidak percaya waktu pertama kali melihat review nya di internet, tapi setelah mencoba nya sendiri, damn small!


Perbandingan keyboard mini Eee PC dengan tangan penulis yg agak agak besar sih Smile


Perbandingan dengan Toshiba M100. Sorry ada roti nya Smile


Banding dengan abangnya Asus A8f.


Tidak kelihatan keyboardnya kecil? Lihat shift nya dan enter nya.

Port yang tersedia, ada 3x USB, ada card reader, ada mic in, audio out, dan tentunya vga output kalau kalau ada yang mau bawa Eee PC untuk presentasi.


Walaupun keliatan ada jack untuk modem, tapi tidak ada modem, jack itu di tutup plastik hitam, sepertinya opsional di Eee PC model ini.


Card reader Eee PC compatible dengan SD, SDHC, degan MMC, MMC pro, ini sebenarnya device yang paling berguna di Eee PC gara2 storage nya minim, pengguna bisa dengan mudah menambah kapasitas penyimpanan dengan memasang misalnya card SDHC 8GB / 16GB.

Lihat ukuran layarnya, di sekeliling layar itu sepasang speaker stereo mini. Layarnya tidak penuh sampai ke samping.




Baterai terasa cukup berat di tangan:


Adaptor Eee PC yang lebih mirip adaptor handphone daripada adaptor laptop.


Bagian bawah


Asus model 701, alias Eee PC, Made in China.


Sticker kecil yg menyebalkan


Sticker ini menghalangi akses ke compartement bawah untuk meng-upgrade memory. Asus singapore mengeluarkan press release belum lama ini yang akhirnya mengijinkan user untuk merusak segel ini untuk mengupgrade memory tanpa menghilangkan garansi, melegakan.

Bersambung ....